Thursday, September 30, 2021

Analysis Short Story " A Jury of Her Peers by Susan Glaspell"-Lisnawati

 

Analisys of A Jury of Her Peers

 Oleh : Lisnawati 

·         

 A jury of Her Peers merupakan sebuah cerita pendek terbitan Amerika Serikat yang dikarang oleh Susan Glasspell. Isinya menceritakan tentang penyelidikan pembunuhan misterius di Desa Dickson County. Cerita pendek ini diadaptasi dari drama babak satu yang berjudul “Trifles” (1916).

Cerita ini berawal dari 5 orang dewasa yang pergi ke rumah kediaman Mr. Wright. Ke 5 orang tersebut yaitu Mrs. Martha Hale, Sheriff Peters, Mrs. Sheriff, George Henderson, dan Lewis Hale. Mereka ditugaskan untuk membantu menyelidiki kasus pembunuhan yang bernama Jhon Wright.

Selama perjalanan Mrs. Martha tidak menyangka akan bertemu lagi dengan Mrs. Sheriff. Penampilannya sangat berbeda, tidak seperti pertama kali bertemu pada satu tahun yang lalu.

Setelah tiba di rumah Mr. Wright, ke lima orang tadi pergi ke kompor, kecuali dua wanita, Mrs. Martha dan Mrs. Sheriff. Mereka memilih  berdiri di samping pintu dengan alibi tidak merasa kedinginan .

Sejumlah aksi penyelidikan kasus pembunuhan Mr. Wright mulai diselancarkan. Namun, sebelumnya Mr. Sheriff mengintruksikan kepada orang-orang yang ada di dalam untuk tidak terlebih dahulu memindahkan barang-barang. Ia meminta Mr. Hale untuk memberitahu kepada Mr. Young Henderson tentang sesuatu yang dilihatnya kemarin pagi di rumah Mr. Wright.

“ Harry dan saya sudah mulai ke kota dengan banyak kentang,” Mr. Hale mulai membuka suara.

Kemarin pagi, ketika Tuan Hale dan puteranya, Harry, sedang membawa muatan kentang ke daerah kota. Ketika di tengah jalan mereka melewati rumah keluarga Mr. Wright, Mr. Hale mampir lalu bertanya kepada Mr. Jhon, apakah dia akan mendapatkan telpon. Mr. Hale mengoceh sedikit dan mengatakan bahwa Jhon Wright sedikit berbicara. Ia tidak menyukainya.

Mr. Hale melaporkan bahwa Minnie Wright, istri Mr. Wright berkata bahwa dia tidak dapat berbicara dengan Jhon karena dia terungkap sudah mati, terbaring di lantai atas, tercekik oleh tali.

Saat para pria  turun ke bawah,  Harry bertanya kepada Mrs. Wright siapa yang telah  melakukan perbuatan keji tersebut. Tetapi, Mrs. Wright mengatakan tidak tahu karena dia sedang tidur dengan nyenyak.

Pengacara daerah terus menyusuri ruangan. Mulai dari lantai atas, gudang, dapur. Namun, tidak ada sesuatu yang penting di sana yang dapat ditemukan.

Yang mereka lihat hanyalah toples buah pecah yang terkena embun beku, kemudian peralatan makanan yang tidak dicuci, dan dapur yang sangat kotor. Para pengacara mencemooh sikap yang dilakukan oleh Mrs. Wright. Ia masih menyempatkan diri untuk menyelamatkan toples gulanya di tengah penyelidikan kasus pembunuhan.

Mrs. Hale dan Mrs. Petters menemukan selimut yang jahitannya tidak beraturan. Seperti ada bagian yang bengkok. Lalu, mereka juga menemukan gaun Minnie yang lusuh dan kotor. Mereka teringat Minnie yang dulu senang sekali melihat konser, dan mereka berpikir bahwa gaun itu akan dipakai oleh Minnie untuk menonton konser, namun Minnie tidak memiliki baju yang bagus untuk dipakai.

Kedua wanita itu juga menemukan sebuah kotak yang ditutup dengan kain sutera. Ketika dibuka, ternyata isinya adalah burung kenari yang sudah mati. Dengan keadaan kepalanya seperti telah dicekik atau diremas. Tidak lain tidak bukan burung itu ialah milik Minnie, istri dari Mr. Wright

Diketahui Minnie menyukai burung kenari. Burung Kenari terkenal dengan burung yang pandai bernyanyi. Seperti Minnie, ia juga senang bernyanyi. Dahulu sebelum ia menikah dengan Mr. Wright, ia sering tampil di acara-acara music. Banyak yang mengagumi suara indah yang dimilikinya. Oleh sebab itu, dahulu Ia dikenal sebagai Minnie Foster. Wanita periang, cantik,dan bisa terbang bebas tak terbatas.

 “Dia- kalau dipikir-pikir, dia sendiri seperti burung. Benar-benar manis dan cantik, tapi agak pemalu dan gugup.”

 Garis-garis ini menggambarkan Minnie sebagai burung yang mencintai kebebasan yang suka menapaki jalannya sendiri, tanpa terpikat. Dia menikah dengan John Wright. Mereka tidak memiliki anak. Untuk mengisi kekosongan, Minnie telah membeli burung kenari ini dari penjual burung sebagai upaya untuk tetap ditemani pilihannya.

 Perbuatan ini sarat dengan niat ganda. Satu, di mana dia akan memiliki perusahaan, dan yang kedua akan menjadi cerminan dari semangat bebasnya sendiri yang dia miliki sebelum pernikahannya. Dia adalah seorang gadis muda dan penyanyi di paduan suara. Kemampuan menyanyinya sangat diakui oleh banyak orang di kota.

Para wanita dapat memahami dengan baik situasi Mninie, dan dapat sepenuhnya dapat memahami prilaku ekstremnya. Mereka sekarang dapat sampai pada kesimpulan bahwa Minnie sedih dengan pernikahannya. Selama menjalani pernikahannya dengan Mr. Wright, Ia tidak memiliki anak, kurangnya kehidupan sosial, dan mengerikan terhadap burungnya.

Setelah ditelusuri lebih lanjut, melihat sikap  dan sifat yang ditunjukkan oleh Minnie, Mrs. Hale dan Mrs. Peters dapat menarik kesimpulan bahwa yang melakukan pembunuhan selama ini ialah Minnie, istri Mr. Wright sendiri.

Namun, mereka berdua lebih memilih diam. Oleh karena itu, para wanita memutuskan untuk tidak memberi tahu suami mereka tentang penemuan mata rantai yang hilang, dan berhasil menyembunyikan burung dan selimut. Bagi mereka, itu adalah keadilan yang ditegakkan dengan cara yang adil.

 

Short Story A Jury of Her Peers memiliki beberapa tahapan plot seperti sebagai berikut : 

1. Tahap Situation

When Martha Hale opened the storm-door and got a cut of the north wind, she ran back for her big woolen scarf. As she hurriedly wound that round her head her eye made a scandalized sweep of her kitchen. It was no ordinary thing that called her away--it was probably further from ordinary than anything that had ever happened in Dickson County. But what her eye took in was that her kitchen was in no shape for leaving: her bread all ready for mixing, half the flour sifted and half unsifted

Pada tahap ini  dijelaskan satu tokoh yang bernama Martha Hale. Ia berlari untuk mengambil syal wolnya ke rumahnya. Setting tempat dalam cerita tersebut juga disebutkan di rumah, tepatnya di daerah Dickson County. 

Adapun karakter tokoh dari Martha Hale ditulis pada paragraph setelahnya yaitu pada bagian

Her bread all ready for mixing, half the flour sifted and half unsifted. She hated to see things half done 

Pengenalan dan karakter tokoh setelah Martha Hale dilanjut ketika Ia bertemu dengan satu tokoh yang bernama Mrs. Peters.

She had met Mrs. Peters the year before at the county fair, and the thing she remembered about her was that she didn't seem like a sheriff's wife. She was small and thin and didn't have a strong voice.

Dalam cerita ini disebutkan tokoh-tokoh yang lain seperti  Mrs. Martha Hale, Sheriff Peters, Mrs. Sheriff, George Henderson, dan Lewis Hale. Mereka akan pergi ke daerah Dikcson County karena ditugaskan untuk membantu menyelidiki kasus pembunuhan yang bernama Jhon Wright.

Waktu kejadian dalam cerita A Jury of Her Peers dijelaskan pada bagian ini 

It looked very lonesome this cold March morning. It had always been a lonesome-looking place. It was down in a hollow, and the popular trees around it were lonesome-looking trees.

2. Tahap Generating Circumtances 

Bibit-bibit konflik yang mulai terlihat yaitu pada bagian ini.

"Now, Mr. Hale," he said in a sort of semi-official voice, "before we move things about, you tell Mr. Henderson just what it was you saw when you came here yesterday morning."

Sejumlah aksi penyelidikan kasus pembunuhan Mr. Wright mulai diselancarkan. Namun, sebelumnya Mr. Sheriff mengintruksikan kepada orang-orang yang ada di dalam untuk tidak terlebih dahulu memindahkan barang-barang. Ia meminta Mr. Hale untuk memberitahu kepada Mr. Young Henderson tentang sesuatu yang dilihatnya kemarin pagi di rumah Mr. Wright. 

The county attorney was looking around the kitchen.

"By the way," he said, "has anything been moved?" He turned to the sheriff. "Are things just as you left them yesterday?"

Peters looked from cupboard to sink; from that to a small worn rocker a little to one side of the kitchen table.

"It's just the same."

"Somebody should have been left here yesterday," said the county attorney.

3. Tahap Rising Action 

 Tahap ini terdapat pada bagian ketika para petugas memeriksa dapur dan barang-barang di sana untuk menemukan beberapa petunjuk tentang motif pembunuhan, mereka mencemooh tentang cara Minnie yang tidak pantas menjaga rumahnya. Mereka menemukan toples buah pecah yang terkena embun beku, peralatan makan yang tidak dicuci, area dapur yang tidak bersih, dll. Mereka kemudian meninggalkan dapur dalam pengawasan istri mereka, dan melanjutkan ke lantai atas.

Para wanita memeriksa semua yang ada di area itu dan bersimpati pada Minnie untuk toples yang pecah. Mereka berusaha menemukan penyebab yang mendasari tindakan pembunuhan Minnie. Akhirnya, mereka menemukan selimut yang belum selesai dan blok yang dijahit dengan gila-gilaan, gaun-gaun lusuh Minnie, dan burung kenari yang mati, yang tubuhnya disimpan dalam kotak yang dihias dengan indah.

1.    4.  Tahap Climax

 Tahap Climax terjadi pada saat burung Kenari Minnie mati tercekik. Seperti Minnie, burungnya juga dibungkam! Ini adalah alasan yang cukup yang menyalakan perasaan balas dendam pada Minnie. Dia sekarang memutuskan untuk mengakhiri agresi yang dia jalani selama bertahun-tahun bersama.

 “He died of the rope on his neck " 

 Baris ini menunjukkan metode pembunuhan yang digunakan untuk membunuh John Wright. Minnie ingin membuat suaminya mengalami malapetaka yang menimpanya serta burung malangnya. Dia mencekiknya, hanya untuk mencekiknya, seperti dia mencekiknya dan burung itu. Baginya itu adalah keadilan. 

2.    5.   Tahap Denoument

 Para wanita dapat memahami dengan baik situasi Minnie, dan dapat sepenuhnya memahami alasan perilaku ekstremnya. Mereka mengerti bahwa itu adalah neraka yang hidup baginya untuk hidup dengan seseorang yang tidak identik dengannya. Para wanita juga menemukan sangkar burung yang rusak. Mereka sekarang dapat sampai pada kesimpulan bahwa Minnie sedih dengan pernikahannya, kurangnya kehidupan sosial, keadaan tanpa anak, dan pembunuhan mengerikan terhadap burungnya.

 Jadi, dia membunuh penindas, yang begitu lama membuatnya tertindas. Oleh karena itu, para wanita dengan suara bulat memutuskan untuk tidak memberi tahu suami mereka tentang penemuan mata rantai yang hilang, dan berhasil menyembunyikan burung dan selimut. Bagi mereka, itu adalah keadilan yang ditegakkan dengan cara yang adil.

·         Analisis Konflik

1). Konflik Eksternal

- Konflik Sosial

2). Konflik Internal

 Dalam short story ini ditemukan konflik batin yang terjadi pada Minnie. Minnie semasa mudanya merupakan seorang gadis yang ceria, penuh kebebasan, dan suka menapakki jalannya sendiri. Ia asalnya merupakan penyanyi yang cukup terkenal pada masa mudanya. Tetapi, setelah menikah dengan Jhon Wright, Ia menjadi berubah drastic. Dirinya menjadi sosok yang tidak bebas, cenderung pendiam. Ditambah sudah beberapa tahun menikah, tetapi Minnie tidak dikaruniai seorang anak. Sebelumnya, namanya ialah Minnie, seperti Minnie Foster. Tetapi setelah menikah, Jhon Wright, yang menjadi suaminya sekarang memintanya untuk merubah nama Minnie, menjadi Mrs. Wright.

Karena dalam rumah tangganya Ia tidak menemukan kebahagiaan, yang Ia temukan hanyalah kesepian, lalu ia memutuskan untuk membeli burung kenari yang saat itu Ia anggap sebagai teman sehari-harinya.

   Dia bisa melihat dengan baik perubahan yang dia alami setelah pernikahannya. Dalam cerita, saya menemukan Nyonya Hale memanggil Minnie dengan nama gadisnya, untuk menekankan bahwa dia mirip dengan Minnie Foster, dan bukan Minnie Wright. Minnie Foster bebas seperti burung. Minnie Wright terpikat.

·         Analisis Tokoh

Sebelum masuk ke dalam analisis tokoh, berikut tokoh-tokoh yang terdapat dalam cerpen A Jury of Her Peers :

-          Minnie Wright – tersangka yang dianggap

-           John Wright – korban pembunuhan

-          Lewis Hale dan Martha Hale – tetangga Wright

-           Sheriff Henry Peters dan Mrs. Peters

-           George Henderson – pengacara

 

Minnie Foster dan Minnie Wright

Minnie Foster adalah gadis muda yang santai, bersemangat, ambisius, yang suka menyanyi. Dia suka bermimpi dan mengejar hal yang sama. Dia berpakaian bagus dan hidup dengan baik. Setelah menikah, dia harus membuat dirinya sendiri yang baru, yang tidak seperti dirinya. Dia harus mengadopsi kehidupan yang suaminya, dan bukan miliknya sama sekali. Dia harus berhenti bernyanyi. Dia harus menjadi ibu rumah tangga yang tidak sosial yang satu-satunya motif adalah untuk menghormati dan mematuhi suaminya.

John Wright

Dia merupakan pria yang taat hukum yang memiliki reputasi baik di masyarakat. Orang-orang menyeganinya. Tetapi, berbanding balik ketika dia memperlakukan istrinya, Minnie. Ia bersikap dingin, jahat, dan selalu menggeretak istrinya. Ia hanya membuat Minnie sengsara. Sungguh menyiksa hidup di bawah satu atap dengannya selama bertahun-tahun berumah tangga.

Mrs. Hale

Mrs. Hale merupakan istri Petani. Ia menjadi tokoh pembuka dalam cerita ini. Dia merupakan sosok yang rajin, teliti, dan tidak suka menunda pekerjaan. Dilihat dari dialog pertamanya dalam cerpen ketika hendak pergi ke rumah Jhon Wright, namun Ia melihat tepung adonanan rotinya di dapur yang belum selesai.

“Arthur Streeton, At Templestowe, 1889 She hated to see things half done”  

Sikap telaten dan penyabar juga terlihat ketika Ia menemukan selimut Minnie dengan keadaan pola jahitan yang tidak rapih. Lalu, Ia merapihkan jahitannya sendiri.

Mrs. Peters

Mrs. Peters merupakan istri Sheriff. Ia sangat menghormati suaminya. Karena Ia adalah istri dari seorang penegak hukum, maka Ia memiliki tanggung jawab untuk selalu menjaga martabat suaminya, dengan cara tetap mematuhi Sheriff.

·         Analisis Setting

-    - Latar tempat (Setting of Place)

       Latar tempat terdapat pada bagian-bagian berikut

     “When Martha Hale opened the storm-door and got a cut of the north wind, she ran back for her big woolen scarf. As she hurriedly wound that round her head her eye made a scandalized sweep of her kitchen. It was no ordinary thing that called her away--it was probably further from ordinary than anything that had ever happened in Dickson County

      Di atas disebutkan latar tempat kegiatan yang dilakukan oleh Mr. Hale, yaitu di dapur. Dan menyebutkan sesuatu yang pernah  terjadi di daerah Dickson County.

      Mrs. Hale scarcely finished her reply, for they had gone up a little hill and could see the Wright place now, and seeing it did not make her feel like talking. It had always been a lonesome-looking place. It was down in a hollow, and the poplar trees around it were lonesome-looking trees. The men were looking at it and talking about what had happened. The county attorney was bending to one side of the buggy, and kept looking steadily at the place as they drew up to it.

      Latar tempat tersebut dideskripsikan dengan jelas ketika mereka sedang berada dalam perjalanan menuju rumah Jhon Wright menggunakan kereta. Di situ digambarkan bukit kecil, pohon-pohon poplar. 

      Everyone in the kitchen looked at the rocker. It came into Mrs. Hale's mind that that rocker didn't look in the least like Minnie Foster--the Minnie Foster of twenty years before. It was a dingy red, with wooden rungs up the back, and the middle rung was gone, and the chair sagged to one side.

      Dalam penggalan cerpen tersebut dijelaskan bahwa orang-orang; Tidak lain tidak bukan ialah para pengacara, petani beserta masing-masing istrinya yang akan menyelidiki kasus pembunuhan Jhon Wright berada di dapur rumah Jhon Wright.

- Latar Waktu (Setting of Time)

Mrs. Hale scarcely finished her reply, for they had gone up a little hill and could see the Wright place now, and seeing it did not make her feel like talking. It looked very lonesome this cold March morning.

Latar waktu ditunjukkan pada penggalan cerpen ketika Mrs. Hale bersama yang lainnya    dalam perjalanan ke rumah Jhon Wright di pagi hari yang dingin, tepatnya di bulan Maret.

"before we move things about, you tell Mr. Henderson just what it was you saw when you came here yesterday morning."- Mr. Sheriff

Latar waktu terdapat pada, Sebelum melakukan penyelidikan, Mr. Sheriff meminta Mr. Henderson untuk menceritakan apa yang telah dilihatnya  kemarin pagi.

"I didn't see or hear anything. I knocked at the door. And still it was all quiet inside. I knew they must be up--it was past eight o'clock. So I knocked again, louder, and I thought I heard somebody say, 'Come in.' I wasn't sure--I'm not sure yet. But I opened the door--this door," jerking a hand toward the door by which the two women stood. "and there, in that rocker"--pointing to it--"sat Mrs. Wright."

Ketika dimintai keterangan terkait kejadian aneh yang terjadi di kemarin pagi, Ia menjelaskannya. Saat itu Ia mampir ke rumah Jhon Wright, Ia mencoba untuk mengetuk pintu, tetapi tidak ada yang menyahut. Padahal Ia yakin mereka sudah bangun karena sudah lewat jam 8 pagi.

She turned back to the county attorney and explained: "She worried about that when it turned so cold last night. She said the fire would go out and her jars might burst.

- Latar Sosial (Sosial Setting )

Para wanita memeriksa semua yang ada di area itu dan bersimpati pada Minnie untuk toples yang pecah. Mereka berusaha menemukan penyebab yang mendasari tindakan pembunuhan Minnie. Akhirnya, mereka menemukan selimut yang belum selesai dan blok yang dijahit dengan gila-gilaan, gaun-gaun lusuh Minnie, dan burung kenari yang mati, yang tubuhnya disimpan dalam kotak yang dihias dengan indah.

Latar sosial ini ditemukan ketika para wanita bersimpati pada Minni, istri Jhon Wright. Mereka menemukan beberapa barang milik Minnie yang terlihat aneh. Setelah ditelusuri lebih dalam, para wanita ini paham dengan apa yang telah dilakukan oleh Minnie. Ya, Minnie adalah pembunuh dari suaminya, Jhon Wright. Namun, Mereka memilih diam dan berusaha pura-pura tidak tahu siapa pembunuh Jhon Wright sebenarnya, karena para wanita ini memahami keadaan dan perasaan Minnie mengapa Ia sampai harus membunuh suaminya. Para wanita ini bersikeras untuk menyembunyikan kenyataan yang sebenarnya terjadi dari para pengacara dan suami-suami mereka.

-   Latar Ruangan (Style of Setting)

  Everyone in the kitchen looked at the rocker. It came into Mrs. Hale's mind that that rocker didn't   look in the least like Minnie Foster--the Minnie Foster of twenty years before. It was a dingy red, with wooden rungs up the back, and the middle rung was gone, and the chair sagged to one side.

Latar ruangan terdapat pada Minnie yang sedang duduk di kursi goyang yang usianya sudah berpuluh-puluh tahun.

 

 

 

 

 

  

Analysis Short Story " A Jury of Her Peers by Susan Glaspell"-Lisnawati

  Analisys of A Jury of Her Peers   Oleh : Lisnawati  ·              A jury of Her Peers merupakan sebuah cerita pendek terbitan Ameri...